Senin, 31 Oktober 2011

Profesor Ungkap Rahasia Abadi Vampir

Seorang profesor dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat (AS) mengungkap rahasia abad vampir. Apa itu?

"Kisah vampir sudah ada sejak ribuan tahun silam. Bahkan, sebelum masa Alkitab muncul bukti yang membuat orang percaya keberadaan makhluk seperti vampir," ungkap profesor sains psikologi James Nairne.

Nairne yang telah pergi ke rumah Drakula di Transylvania, Rumania, mengatakan, perpaduan ketakutan dan pesona merupakan alasan mengapa mitos ini tak pernah mati.

"Agar konsep supernatural ini berakhir, ini harus menjadi anggota kategori alam," katanya.

Vampir seperti manusia yang memaksa manusia menyimpulkan bagaimana vampir berindak dan berlaku, lanjutnya.

"Di saat sama, konsep supernatural ini melanggar kategori alam. Vampir seperti manusia namun tak seperti manusia. Vampir itu mati dan meminum darah. Jika banyak fitur ini dilanggar, konsep supernatural ini akan abadi," paparnya.

Profesor ini mengatakan, manusia memiliki keengganan alami pada hal yang mati karena tubuh mati membawa penyakit.

"Kematian sendiri sangat sulit dicerna karena gagasan orang itu tak lagi ada. Vampir sendiri mengaktifkan kejijikan dalam pikiran karena manusia takut vampir mengkontaminasi mereka," katanya.

Di sisi lain, manusia tertarik pada vampir karena mewujudkan gagasan jiwa bisa terus ada hingga kematian, lanjutnya. Manusia sendiri sangat tertarik pada kekuatan supranatural.

"Vampir menarik karena mereka memiliki kekuatan di atas manusia. Kemampuan khusus ini secara berkala menciptakan kekhawatiran serta ketakjuban seperti persaan kita yang tertarik pada selebriti. Karenanya, vampir akan terus hidup hingga bertahun-tahun," tutupnya seperti dikutip UPI. Pangkalan Berita Unik

( Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1791113/profesor-ungkap-rahasia-abadi-vampir )

Admin 31 Oct, 2011


--
Source: http://www.blogger.com/feeds/3290968590369385231/posts/default/2336485684098756138
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.